https://i.gyazo.com/90be69b96e7ad4040edab1ece76331d3.png

Leverage Cara Trading Forex Modern

Pengertian leverage merupakan perhitungan antara modal trader di bagi dengan dana modal pinjaman dari broker. Memahami apa itu leverage sangat penting dalam dunia trading forex. Khususnya calon trader yang berminat terjun dalam bursa currency. Pengetahuan itu nantinya membantu anda dalam mengelola modal yang akan digunakan bertrading. Transaksi akan dibantu metode ini bertujuan meningkatkan potensi keuntungan.

Korelasi Leverage Dengan Margin

https://i.gyazo.com/b9f934fa47caf1ce5846a5f5fed6dee3.png

Sebuah perusahaan yang memiliki laporan leverage besar, berarti hutangnya lebih banyak dibanding nilai ekuitasnya. Pembagian jaminan di hitung agar perbandingannya seimbang dengan pinjaman. Jaminan tersebutlah yang dinamakan margin. Contoh rasio perbandingannya seperti, 1:1,1:100, 1:500.

Bantuan broker kepada trader dengan cara meminjamkan dana modal seperti seperti pisau bermata dua. Jika tidak berhati-hati fasilitas leverage ini bisa melibas seluruh modal trader. Fokus utamanya adalah membantu proses investasi, dalam hal ini trading forex, agar lebih memiliki daya transaksi yang lebih besar.

Pada perdagangan forex dengan cara lama, tidak dikenal cara transakasi dengan daya ungkit. Semua keuntungan yang diperoleh berasal dari selisih harga kurs jual-beli. Sementara cara leverage di kenal oleh mereka yang bertrading pada masa sekarang. Biasa di sebut perdagangan forex modern.

Biasanya broker akan menerapkan ratio perbandingan 1:100. Perbandingan ini tergolong kecil, nantinya keuntungan dihitung dari selisih harga jual-beli. Pada perdagangan mata uang jangka panjang. Nilai keuntungan yang dihasilkan memiliki potensi tinggi berbanding lurus dengan potensi resiko besar yang bisa dihasilkan.

Broker akan menghubungi trader apabila posisi trading berada di bawah nilai margin minimal. Posisi minimal margin diambil dari total margin awal kemudian ditetapkan batas limitnya dalam kisaran 80% . Tindakan broker ini umumnya disebut dengan margin call.

Trader wajib menambah modal hingga ke total margin awal, jika tidak ingin posisinya di cut loss oleh broker. Bila posisi sudah minus mendekati batas level bawah, maka dengan terpaksa margin harus ditambah. Transaksi akan otomatis close jika tidak ada penambahan modal. Cara ini untuk menjaga nilai equity balance dari laporan minus.

Transaksi Mandiri Tanpa Dana Pinjaman

Leverage sama sekali tidak memberi pengaruh pada besar atau kecilnya profit termasuk juga loss. Quantity adalah faktor yang mempengaruhi keduanya. Dalam 1 lot = 10$ per pips-nya. Sementara bila ratio perbandingan leverage dan margin adalah 1:100 maka 1:100 x 100% = 1%, nilai ini akan terus meningkat seiring dengan jumlah dana tambahan yang diminta bisa 1:200 atau bahkan 1:500. Disarankan jangan terlalu besar mengambil dana pinjaman.

Ada juga cara yang bisa di coba apabila, ingin bertransaksi forex tanpa dana pinjaman. Pertama trader harus menyiapkan modal yang cukup besar. Karena tidak ada yang mendorong nilai transaksi tersebut. Meski pengumpulan nilai profitnya tidak secepat menggunakan daya ungkit.

Cara swing trading dan positioning trading merupakan teknik yang paling tepat untuk transaksi tanpa leverage. Hal ini berarti transaksi yang tepat adalah jangka pendek menengah, hanya dalam hitungan beberapa hari, minggu atau bulan.

Dari segi waktu trader sedikit lebih santai, sebab teknik ini tidak membutuhkan banyak fokus seperti transaksi day trading ataupun scalping. Biasanya bertransaksi tanpa leverage hanya di jadikan penghasilan sampingan bagi trader. Karena profit dihasilkan walau tergolong kecil.

Kemungkinan Trading Forex Tanpa Daya Ungkit

https://i.gyazo.com/46a6d9bbf36b0c542386cbfcbc8eec69.jpg

Pertama trader dapat bebas melakukan hedging pada pair mata uang yang dianggap brpotensi naik bukan hanya yang mayor. Menggunakan rasio perbandingan 1:1, profit yang dihasilkan sudah pasti menyesuaikan modal.

Dalam 1 bulan keuntungan yang diperoleh bisa mencapai hingga 5%. Dengan resiko rendah tanpa kewajiban mengembalikan dana pinjaman pada broker. Sekaligus kecil kemungkinan cut loss karena tidak perlu ada margin call.

Zaman sekarang, rasanya tidak pernah atau mungkin sedikit trader yang berdagang forex tanpa leverage. Kecuali mereka yang mungkin bekerja dalam institusi seperti bankir, mereka umumnya memiliki modal dalam jumlah tidak terbatas di dalam rekening bank. Hasil dari profit jangka panjang yang terendap beberapa waktu lamanya tanpa terkena biaya swap.

Sebelum mencoba manisnya pinjaman broker. Lebih baik trader pemula belajar bertrading dengan lebih konsisten tanpa menggunakan dana bantuan. Jika sudah yakin maka bisa mencoba dengan rasio perbandingan 1:5 atau 1:10. Karena bertransaksi menggunakan leverage resiko kehabisan modal cukup besar. Ingat pemahaman high risk high return.

Leverage Disepakati Pada Awal Kerja Sama

https://i.gyazo.com/c62027dad23f0a0bcd62405958cd2d9e.png

Pada transaksi forex, trader dan broker tidak terikat dalam relasi peminjam dan pemberi pinjaman yang biasa di pahami. Karena ketika anda melakukan pendaftaran dalam sebuah perusahaan pialang. Saat itulah penawaran tentang fasilitas leverage di ajukan. Broker akan memberi kebebasan kepada trader untuk memilih.

Ada juga broker yang langsung menetapkan secara otomatis berapa rasio leverage untuk trader mereka. Anda akan melakukan deposit dana dengan sejumlah nominal. Maka nilai rasio margin yang tadi disepakati akan diambil dari modal sebagai dana margin. Sedangkan sisa modal akan dicadangkan.

Dari modal tersebut, broker akan mengambil dana apabila transaksi mengalami kerugian. Jika terjadi situasi modal benar-benar kosong. Maka terjadilah margin call. Leverage sendiri hanya berfungsi membantu trader melipat gandakan nilai transaksinya.

Perlu dicatat semakin besar nilai daya ungkit yang diterapkan, maka resiko untuk anda pun bertambah besar. Karenanya harus teliti saat memilih rasio daya pinjaman. Upayakan menciptakan profit namun tidak terlalu kelewatan yang justru memicu rugi besar.

Kenali Resiko Transaksi Forex Modern

https://i.gyazo.com/9b9e2a9e332d6a032576a5c607149c89.png

Rasio daya ungkit yang tinggi akan membuat jaminan yang dibayarkan pada setiap posisi trading lebih kecil. Banya pemula yang hanya terfokus kepada mudah terlihat manisnya menggunakan dana pinjaman perusahaan pialang.

Padahal ketidak mengertian tersebut adalah faktor utama pialang muda mengalami kebangkrutan. Lantaran fakta leverage menghempaskan modal tak tersisa, bagi trader yang terbawa emosi ingin cepat kaya lewat trading forex.

Daya tarik bagi para pemula adalah bergabung dengan perusahaan pialang yang menawarkan deposit dengan nilai minimum yang terbilang kecil. Hanya saja menawarkan nilai leverage yang justru tinggi. Menurut mereka dengan modal kecil, hal tersebut merupakan peluang.

Bisa menjadi peluang bagus, namun dapat juga bukan. Karena adanya dana ungkit yang akan membantu dalam meningkatkan transaksi. Maka timbul pemikiran yang merasa ada dana andalan untuk membantu membuka banyak posisi.

Ingat untuk tidak membuka posisi dengan ambisi atau emosi di luar logika. Semua yang terjadi di dalam pasar forex penuh dengan perhitungan, bukan dengan perasaan menggebu. Perbadingan rasio yang terlalu tinggi dapat memperburuk kondisi manajemen keuangan anda.

Sebab banyaknya volume dan posisi trading yang anda buka, resiko kerugian jelas besar di depan mata. Semua transaksi forex merupakan prediksi. Bagimana situasi pasar yang sensitif terhadap isu dan kondisi dunia. Bagaimana bisa seseorang mempertaruhkan sejumlah besar uangnya pada situasi yang terlampau tidak pasti.

Perkuat Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan menjadi komponen yang membantu anda mengendalikan diri saat bertransaksi forex. Setiap dana yang didepositkan akan dihitung kemungkinan keuntungan apabila menggunakan daya ungkit dari perusahaan broker.

Trader bebas menentukan strategi dan peraturan, prefensi dan gaya dalam money manajemen mereka. Semua sistem pengelolaan keuangan adalah baik, sebab disesuaikan langsung dengan situasi yang bersangkutan. Kebanyakan pemula menentukan target pada manajemen mereka, dan membuka banyak posisi karena ada dukungan leverage.

Perlu dicatat bahwa dalam transaksi forex semuanya prediktif bukan definitif. Tidak ada jaminan dengan mengeluarkan dana sekian maka profit yang masuk bernominal sekian. Pergerakan harga di bursa forex sangatlah fluktuatif, semua dipengaruhi oleh situasi sentimen pasar.